Viral! Seorang Anak TK di DO Cuma Gara-gara Ini
Platform TikTok sedang diramaikan pemberitaan tentang seorang anak TK dikeluarkan atau di drop out (DO) dari sekolahnya karena kritikan sang ibu pada TK swasta tersebut di media sosial.
Ibu anak tersebut adalah Rebecca Oktavia yang mengeluhkan kisahnya berbentuk video dalam akun TikTok pribadinya @rebecca_oktavia. Video tersebut diberi judul "ANAK TK di DO".
Rebecca menuturkan bahwa anaknya yang sekolah di sebuah TK swasta di-DO tanpa surat resmi dan peringatan sebelumnya. Ia juga menyesalkan, uang yang sudah dibayarkan untuk biaya satu tahun sebanyak 16 juta rupiah tidak dikembalikan.
"Hay guys, ni aku abis dipanggil dari sekolah dapet undangan, eh ga dapet undangan sih cuma dipanggil lewat chat WA doang, Katanya missnya mau ngomong sama ibu," tutur Rebecca dalam sebuah video yang diunggahnya.
Di samping itu Rebecca telah mengetahui maksud panggilan dari pihak sekolah yang akan membicarakan soal kritikan Rebecca soal TK tersebut di media sosial.
"Sampai di sana, aku dikelilingi tuh sama miss-miss banyak banget ada 4 tapi mereka cuma diem aja. Yang ngomong cuman satu, katanya 'mohon maaf (anaknya) dikeluarin dari sekolah," ujarnya.
Rebecca sangat menyayangkan kejadian tersebut, sebab tidak ada pemberitahuan surat resmi sebelumnya yang menurutnya penting dilayangkan sebelum mengeluarkan anaknya.
"Waw, tanpa ada surat peringatan (semacam) SP1/SP2 atau surat pemberitahuan dan lain-lain. Langsung final (anaknya) dikeluarin dari sekolah," lanjut Rebecca.
Ia juga menceritakan bagaimana alasan sekolah TK tersebut mengeluarkan sang anak dari sekolah.
"Yang pertama, katanya saya suka menjelek-jelekkan sekolah sesuai laporan dari mama-mama (orang tua siswa) yang lain," kata dia.
Menanggapi alasan tersebut, Rebecca meminta bukti dari pihak sekolah terkait fakta yang dibicarakan. Namun, melalui penuturannya, pihak sekolah tidak dapat memberikan bukti padanya.
"Yang kedua, katanya saya suka posting (komplain sekolah) di sosmed," katanya.
Menurut Rebecca, apa yang ia lakukan merupakan hal yang wajar. "Ya wajar dong saya ga puas dan posting di sosmed," ucapnya.
Dalam tampilan unggahan video lainnya, Rebecca juga mengunggah rekaman videonya ketika berbincang langsung dengan pihak sekolah untuk menuntut kejelasan pada pihak sekolah dan terkait uang yang sudah ia bayarkan.
Rebecca menjelaskan bahwa awalnya alasan dia memilih sekolah tersebut untuk anaknya adalah tentang fasilitas sekolah yang menyediakan aktivitas tatap muka di tengah sekolah-sekolah lain hanya bisa diakses secara daring (karena adanya protokol kesehatan Covid-19).
"Jadi awalnya saya menyekolahkan anak saya di situ karena sekolah itu udah offline yang lain masih online," kata dia.
Hal yang Rebecca Posting di Media Sosial Hingga Membuatnya Dipanggil Sekolah
Sebelum dipanggil pihak sekolah, Rebecca mengunggah keluhannya di akun Instagramnya. Ia mengeluhkan area tempat duduk yang tidak boleh digunakannya hingga dia diusir.
"Parah sihh mau jemput anak sekolah cuma duduk dikursi ini diusir. Ketika ditanya siapa yang usir saya securitynya bilang barusan bos telpon dari dalam kantor bu," tulisnya di Instagram yang kemudian dia unggah kembali di akun TikToknya.
"Biasa ibu-ibu yang lain juga nunggu di sini juga ga apa-apa, kalo emang ga boleh harusnya ada peraturan atau larangan gitu lho," kata dia.
Kritikan Lainnya Soal Sistem Sekolah
"Kalo bikin aturan tolong yang jelas kalo memang ga boleh yang semuanya ga boleh jangan pilih-pilih orang. untuk kesekian kalinya saya kecewa menyekolahkan anak saya di sini," tulisnya.
Setelah beberapa bulan anaknya mendapat pendidikan di sekolah tersebut, Rebecca mulai mengeluhkan sistem belajarnya. Dia tak terima jika anaknya terlalu sering ganti guru.
"Baru sekolah 1-2 bulan, tapi guru udah ganti 3-4 kali guru. Security ganti-ganti, receptionist pun udah 4 kali ganti padahal baru beberapa bulan," ujarnya.
Menurut Rebecca, idealnya guru-guru di TK itu tidak terlalu sering berganti-ganti. Sebab, anak-anak itu masih kesulitan untuk terlalu sering beradaptasi dengan guru baru.
"Kalo bisa guru dan pegawai itu jangan ganti-ganti. Karena anak TK itu kan nyaman sama seseorang itu agak lama. Baru nyaman udha ganti-baru nyaman udah ganti"
Tak Hanya Rebecca yang Kesal
Menghadapi kondisi sistem belajar yang menurutnya kurang membuat nyaman, ia juga sebelumnya mendengar keluhan dari orang tua siswa TK yang lain.
"Jadi di situ mama-mama yang lain juga kesel (dengan kondisi tersebut)," kata dia.
"Kita pengen ngomong sama yayasan tuh minta tolong, (orang tua) murid itu adalah pertemuan dengan yayasan biar dibahas (hal-hal yang menjadi keresahannya dan orang tua siswa yang lain)," kata dia.
Dengan perasaan kecewa pada sistem sekolah tersebut, menurut Rebecca, banyak orang tua siswa yang memindahkan anaknya ke sekolah TK yang lain.
Pindah Sekolah
Diketahui, berdasarkan postingannya, meski Rebecca disarankan untuk tidak langsung keluar sebelum ada surat pemberhentian resmi atau sampai uang kembali, ia lebih baik memindahkan anaknya di sekolah baru segera.
"Banyak yang saranin jangan keluar dulu sebelum ada surat permberhentian resmi atau sampe uang yang kita keluarin balik," tulisnya.
Namun, dengan kondisi yang terjadi, dia memilih tak mengindahkan saran tersebut. "Kita maksain masih di sana ga ada gunanya. Yang pertama, suasana udah ga enak terus ga tau kan di sana ntar (Miquel) ga diperhatiin/dicuekkin karena kesel sama emaknya," tuturnya.
Dengan tempat sekolah anaknya yang baru itu Rebecca meminta doa, "doain yah men temen Miquel lebih enjoy di sini,".

0 Response to "Viral! Seorang Anak TK di DO Cuma Gara-gara Ini"
Post a Comment